Pengertian

Kardioversi adalah prosedur tindakan medis untuk mengembalikan fungsi detak jantung abnormal ke ritme yang normal. Prosedur ini dilakukan oleh dokter ketika seseorang mengalami gangguan irama jantung atau aritmia.

https://mindfullners.com/apa-itu-tindakan-kardioversi/

Ada dua jenis kardioversi yang dapat dilakukan dokter, yaitu :

1. Kardioversi Kimiawi (Farmakologis)

Pada jenis ini, dokter menggunakan obat-obatan untuk membantu mengembalikan detak jantung yang tidak teratur. Obat bisa dapat dokter berikan langsung ke pembuluh darah melalui intravena (infus) atau dalam bentuk pil minum.

Seseorang yang mendapatkan perawatan kardioversi Kimiawi ini tidak sedang dalam kondisi darurat. Bahkan, obat-obatan bisa diminum dari rumah selama beberapa hari. Namun, pada kondisi tertentu, Anda mungkin perlu menjalani perawatan ini di rumah sakit agar dokter dan perawat dapat memantau kondisi jantung Anda.

Pada jenis kardioversi ini, selain obat untuk ritme jantung, dokter juga akan memberikan obat pengencer darah untuk mencegah penggumpalan darah yang dapat menyebabkan stroke.

2. Kardioversi Elektrik

Berbeda dengan kardioversi kimiawi, pada jenis kardioversi ini, dokter menggunakan alat dari luar tubuh yaitu defibrilator eksternal. Alat ini akan memberikan kejutan listrik ke jantung anda untuk mengubah ritme jantung anda kembali dalam ritme normal.

Prosedur kardioversi ini diberikan secara terjadwal. Namun, dokter juga perlu melakukan prosedur ini pada kondisi darurat bila gejala yang ditimbulkan semakin parah. Oleh karena itu, perangkat defibrilator sering Anda temukan di unit gawat darurat atau ambulace.

Meski sama-sama menggunakan defibrilator, kardioversi dan defibrilasi tidaklah sama. Secara mum, defibrilasi menggunakan kejut listrik yang lebih kuat untuk menghentikan ritme jantung parah yang bisa menyebabkan kematian mendadak.

https://mindfullners.com/apa-itu-tindakan-kardioversi/

Siapa Saja Yang Perlu Mendapatkan Tindakan Kardioversi?

Prosedur atau tidakkah kardioversi ini diberikan untuk memperbaiki irama jantung yang tidak normal, seperti detak jantung yang terlalu cepat (takikardia) atau yang tidak teratur (fibrilasi). Dokter memberikan tindakan kardioversi pada seseorang dengan kondisi fibrilasi atrium.

Pada fibrilasi atrium, sinyal listrik yang sangat cepat dan tidak teratur bergerak melalui kedua bilik atas jantung Anda. Keadaan ini dapat menimbulkan detak jantung yang sangat cepat dan tidak teratur. Pada kondisi ini, penderita juga sering merasakan gejala seperti sesak napas atau kelelahan yang ekstrem.

Selain fibrilasi atrium, kardioversi juga membantu menangani jenis aritmia lainnya, seperti atrial flutter, supraventricular takikardia, dan ventricular takikardia. Selain hal itu, dokter atau ahli medis lainnya juga memberikan prosedur tindakan ini pada penderita aritmia yang dapat mengancam jiwa secara tiba-tiba.

Persiapan Sebelum Kardioversi

Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur ini?

Kardioversi secara umum dilakukan secara terjadwal. Namun, dokter mungkin perlu memberikan tindakan ini pada kondisi gawatdarurat bila penderita mengalami aritmia yang mengancam jiwa.

Bila sudah terjadwal, ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum menjalani tindakan kardioversi ini. Berikut beberapa persiapan yang harus anda siapkan :

  • Berpuasa atau tidak makan dan minum selama minimal 8 jam sebelum menjalani prosedur.
  • Anda juga mungkin perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu sebelum prosedur, termasuk obat pencegah detak jantung abnormal, atau obat untuk mencegah penggumpalan darah bagi yang berisiko mengalami kondisi tersebut.
  • Beritahu pada dokter mengenai obat-obatan, termasuk herbal maupun suplemen, yang sedang Anda konsumsi. Dokter dapat meminta Anda untuk menghentikan obat-obatan tersebut untuk sementara. Namun pastikan, jangan berhenti minum obat sebelum dokter menginstruksikannya.
  • Ada mungkin perlu menjalani transesophageal echocardiogram untuk memeriksa penggumpalan darah pada jantung. Bila tampak penggumpalan darah, kardioversi mungkin perlu ditunda hingga 3-4 minggu.
  • Pada hari pelaksanaan prosedur, mintalah seseorang untuk mengantar dan menjemput Anda ke rumah sakit.
  • Sebaiknya anda tidak menggunakan perhiasan apapun ke rumah sakit. Jika perlu menggunakannya, lepaskan dan simpan perhiasan Anda di tas sebelum melakukan prosedur.
  • Jika Anda akan melakukan kardioversi elektrik, jangan gunakan pelembap, bedak, atau produk kulit apapun ke bagian dada dan punggung selama 24 jam sebelum pelaksanaan prosedur. Hal tersebut dapat menyebabkan masalah pada paddle yang digunakan untuk mengalirkan listrik jantung Anda.

Prosedur Kardioversi

Bagaimana Pelaksanaan Prosedur Ini?

Prosedur kardioversi yang dilakukan bisa saja berbeda tergantung jenis prosedur yang dokter pilih. Pada jenis kimiawi, dokter akan memberi obat-obatan untuk Anda konsumsi selama beberapa hari. Dokter juga mungkin akan memberikan obat melalui infus atau intravena di rumah sakit.

Apabila tidak dalam keadaan gawatdarurat dan Anda perlu menjalani kardioversi elektrik, prosedurnya akan berbeda. Berikut prosedur elektrik yang umum dokter lakukan:

  • Dokter atau perawat akan memasangkan infus pada bagian tangan Anda dan member obat bius melalui infus tersebut. Obat bius ini akan membuat Anda tertidur selama prosedur agar Anda tidak merasakan sakit.
  • Pemasangan beberapa elektroda pada area dada dan mungkin juga punggung. Elektroda ini terhubung ke defibrilator melalui kabel.
  • Saat Anda sudah tertidur, defibrilator mulai mengirimkan kejut listrik ke jantung Anda dan mengembalikan detak jantung Anda ke normal.
  • Dokter akan memantau irama jantung Anda. Beberapa orang mungkin hanya perlu satu kali kejut listrik, tetapi yang lainnya bisa lebih.
  • Prosedur umumnya berjalan selama 30 menit. Jika sudah selesai, akan akan terbangun.

Risiko atau Komplikasi Kardioversi

Apakah Risiko atau Komplikasi Kardioversi?

Komplikasi setelah kardioversi jarang sekali terjadi. Dokter akan memastikan kondisi Anda baik sebelum prosedur ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan komplikasi tersebut.

Meski pun demikian, risiko dan efek samping bisa saja muncul. Berikut adalah beberapa risikonya :

  • Gumpalan darah pada jantung yang terlepas dan berpindah ke bagian tubuh lain, seperti otak yang bisa menimbulkan stroke atau ke paru-paru.
  • Aritmia yang memburuk, seperti mengalami jenis gangguan irama jantung lainnya saat atau setelah prosedur.
  • Iritasi pada kulit, termasuk kemerahan, sensasi seperti terbakar, atau nyeri, pada area penempelan elektroda.
  • Reaksi alergi akibat obat-obatan.

Daftar Pustaka

Cardioversion – Mayo Clinic. Mayoclinic.org. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/cardioversion/about/pac-20385123.

Cardioversion. www.heart.org. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://www.heart.org/en/health-topics/arrhythmia/prevention–treatment-of-arrhythmia/cardioversion.

Electrical Cardioversion. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/electrical-cardioversion.

Cardioversion: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Medlineplus.gov. (2021). Retrieved 9 June 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/007110.htm.

2 Semua Komentar

    Avatar for Ners

    puravive

    Februari 16, 2024

    Your blog posts never fail to entertain and educate me. I especially enjoyed the recent one about [insert topic]. Keep up the great work!

    Balas

    Avatar for Ners

    PORN

    Mei 18, 2024

    PORN

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *