I.01012 Manajemen Jalan Napas Buatan

Definisi : Mengidentifikasi dan mengelola selang endotrakeal dan trakeostomi

Tindakan

Observasi

  1. Monitor posisi selang endotrakeal (ETT), terutama setelah mengubah posisi
  2. Monitor tekanan balon ETT setiap 4-8 jam
  3. Monitor kulit area stoma trakeostomi (mis. kemerahan, drainase, perdarahan)

Terapeutik

  1. Kurangi tekanan balon secara periodik tiap shift
  2. Pasang oropharyngeal airway (OPA) untuk mencegah ETT tergigit
  3. Cegah ETT terlipat (kinking)
  4. Berikan pre-oksigenasi 100% selama 30 detik( 3-6 kali ventilasi) sebelum dan setelah penghisapan
  5. Berikan volume pre-oksigenasi (bagging atau ventilasi mekanik) 1,5 kali volume tidal
  6. Lakukan penghisapan lendir kurang dari 15 detik jika diperlukan (bukan secara berkala atau rutin)
  7. Ganti fiksasi ETT setiap 24 jam
  8. Ubah posisi ETT secara bergantian (kiri dan kanan) setiap 24 jam
  9. Lakukan perawatan mulut (mis. dengan sikat gigi, kasa, pelembab bibir)
  10. Lakukan perawatan stoma trakeostomi

Edukasi

  1. Jelaskan pasien dan atau keluarga tujuan dan prosedur pemasangan jalan napas buatan

Kolaborasi

  1. Kolaborasi intubasi ulang jika terbentuk yang tidak dapat dilakukan penghisapan

Daftar Pustaka

PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia.

219 Semua Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *