I.02034 Manajemen Anafilaksi

Definisi : Mengidentifikasi dan mengelola pasien yang mengalami syok anafilaksis

Tindakan

Observasi

  1. Identifikasi kepatenan jalan napas
  2. Identifikasi tanda-tanda vital (mis. tekanan darah, frekuensi nadi dan napas, suhu tubuh)
  3. Identifikasi alergen
  4. Monitor tanda-tanda awal syok (mis. sesak napas, kejang, aritmia, hipotensi)
  5. Monitor tanda-tanda hipervolemia akibat resusitasi berlebih (terutama anak dan gariatri)
  6. Monitor kejadian anafilaktik berulang

Terapiutik

  1. Berikan posisi nyaman (mis. telentang dengan kaki ditinggikan)
  2. Pertahankan kepatenan jalan napas
  3. Pasang infus NaCl 0,9% atau ringer laktat, sesuai kebutuhan
  4. Berikan oksigen via masker 10-12 L/ menit
  5. Siapkan ruang HCU atau ICU, Jika perlu

Edukasi

  1. Anjurkan menyiapkan obat-obat alergi di rumah
  2. Ajarkan mencegah kejadian anafilaktik


Kolaborasi

  1. Kolaborasi pemberian antihistamin, Jika perlu
  2. Kolaborasi pemberian kortikosteroid, Jika perlu
  3. Kolaborasi pemberian epinefrin atau adrenalin, Jika perlu

Daftar Pustaka

PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia.

2 Semua Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *