Kenali Jenis Suara Napas Tambahan dan Penyebabnya

Hallo.. Ners.., Breath sound atau yang sering kita dengar bunyi nafas tambahan atau bunyi napas abnormal terjadi karena udara tidak mampu melalui paru-paru secara optimal. Kondisi ini disebabkan oleh adanya sumbatan pada saluran pernapasan atas atau saluran pernafpasan bawah, bagaimana cara membedakannya yuk kita cari tahu.

Mengi atau Wheezing

Wheezing atau mengi merupakan suara tinggi yang terjadi saat kamu menarik atau mengembuskan napas. Pemyebab bunyi napas ini disebabkan oleh kondisi adanya penyempitan pada saluran udara.

Mengi atau wheezing umumnya disebabkan oleh penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan asma. Akan tetapi mengi atau wheezing dapat ditemukan pada penyakit lain, seperti:

  1. Alergi
  2. Bronkitis
  3. Emfisema
  4. Epiglottitis
  5. GERD
  6. Gagal jantung
  7. Kanker paru
  8. Sleep apnea
  9. Radang paru-paru
  10. Respiratory Syncytial Virus (RSV)
  11. Masalah pada pita suara
  12. Benda asing yang tersangkut di kotak suara atau kerongkongan

Mengi atau wheezing juga dapat disebabkan oleh beberapa hal lain, seperti kebiasaan merokok dan efek samping obat.

Rales atau Crackles

Crackles adalah suara napas tambahan yang terdengar menggelegak seperti saat sendawa. Crackles digambarkan sebagai napas berbunyi klik ataupun berderak, yang berasal dari paru-paru. 

Rales atau crackles terjadi saat tarikan napas. Meskipun demikian, rales atau crackles bisa terjadi saat mengembuskan napas. 

Rales diklasifikasikan menjadi dua, yaitu kasar dan halus. Nadanya pun bisa pendek, tinggi, maupun rendah. Hal tersebut dipengaruhi oleh ukuran pembukaan pada jalan napas. 

Beberapa hal yang menyebabkan pernapasan rales atau crackles, di antaranya:

  1. Radang paru-paru
  2. Penyakit jantung
  3. Fibrosis paru
  4. Fibrosis kistik
  5. PPOK
  6. Bronkitis
  7. Asbestosis
  8. Perikarditis
Stridor

Stridor merupakan suara yang keras, berisik, dan mencicit yang terjadi saat tarikan napas. Kondisi ini merupakan tanda bahwa terdapat hal yang menghalangi saluran udara atau saluranpernapasan.

Pernapasan stridor dapat diakibatkan oleh kondisi sebagai berikut:

  1. Laringomalasia
  2. Kotak suara yang sempit
  3. Pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal pada pita suara bagian bawah
  4. Infeksi trakea
  5. Epiglotitis
Whooping

Whooping merupakan bunyi napas yang terjadi saat mengalami batuk kronis. Jika terdengar suara “whoop” yang terdengar saat kamu menarik napas, ini merupakan gejala pertusis atau batuk rejan. 

Kemudian, pernapasan whooping juga menjadi tanda dari adanya infeksi menular di sistem pernapasan.

Pleural Fricrion Rub

Pleural fricrion rub merupakan suara napas yang terdengar kasar yang disebabkan karena adanya peradangan ataupun gesekan pada pleura. 

Selain itu, pleural friction rub juga menjadi tanda beberapa kondisi lain, seperti adanya cairan di pleura, pneumonia, bahkan tumor paru.

Daftar Pustaka

WebMD. Diakses 2022. Lung Sounds: What Do They Mean?

Medical News Today. Diakses 2022. Understanding adventitious lung sounds.

264 Semua Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *