Luka Diabetes, Kenali Penyebab dan Gejala yang Mungkin Muncul

Haloo.. Ners… Tahukah kamu luka diabetes sering sekali terdapat pada bagian kaki penderita diabetes, luka diabetes di tandai dengan perubahan pada warna kulit, keluarnya nanah, timbulnya bau tidak sedap pada luka dan kulit pada luka terasa baal.

Penyebab Luka Diabetes

Penyebab terjadinya diabetes dikarenakan kadar gula darah di dalam tubuh yanga terlalu tinggi melebihi batas normal yang dapat ditoleransi oleh tubuh. Kadar gula darah yang tinggi dapat mempengaruhi dan menyebabkan kerusakan pada syaraf dan pembuluh darah yang mengakibatkan timbulnya luka pada pasien dengan diabetes.

Sekitar 15% penderita diabetes yang memiliki resiko untuk mengalami luka diabetes seumur hidupnya. Kadar gula darah yang terlalu tinggi jika tidak dikendalikan dengan baik akan sangat berpotensi lebih besar untuk mengalami luka diabetes.

Fator berikut ini yang menyebabkan luka pada penderita diabetes :

  • Kerusakan pada saraf atau sirkulasi darah yang buruk
  • Menderita penyakit diabetes dalam waktu yang lama
  • Tidak terkontrolnya kadar gula darah
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Tekanan darah tinggi atau kolesterol yang tinggi
  • Tidak menjaga kesehatan, terutama pada kaki dengan baik

Luka diabetes juga sering di temukan pada bagian tubuh lainnya namun lebih sering terjadi pada bagian kaki dan tungkai kaki. Luka diabetes pada bagian kaki mungkin akan sulit untuk sembuh, terutama jika aliran darah pada kaki kurang lancar dan kadar gula darah terlalu tinggi, kondisi seperti ini sering ditemukan pada penderita diabetes tipe 2.

Efek yang ditimbukan dalam jangka panjang diabetes adalah kerusakan saraf yang menyebabkan penderita diabetes mengalami mata rasa pada bagian tertentu, misalnya pada bagian kaki. Kerusakan pada saraf ini yang membuat penderita diabetes tidak sadar bahwa ia telah mengalami luka, sehingga penderita diabetes tidak mendapatkan perawatan yang baik dan berdampak pada kondisi yang lebih parah.

Gejala Luka Diabetes

Berikut adalah tanda-tanda kerusakan saraf pada penderita diabetes :

  • Warna kulit berubah menjadi gelap dari sebelumnya di sekitar area yang terpengaruh
  • Berkurangnya persepsi terhadap suhu
  • Timbulnya rasa sakit
  • Rambut atau bulu rontok pada bagian tubuh yang mengalami gangguan
  • Kesemutan atau bisa juga mati rasa
  • Kesemutan atau bisa juga mati rasa

Perlu untuk di waspadai penderita diabetes memiliki keluhan seperti keluhan diatas karena kemungkinan akan munculnya luka, Dibawah ini adalah gejala luka diabetes :

  • Luka, lecet, kapalan, serta perubahan pada kulit atau kuku kaki
  • Keluarnya cairan atau nanah
  • Bau tidak sedap dari kaki atau bagian tubuh yang terluka
  • Kulit menjadi kemerahan
  • Sakit
  • Bengkak atau edema

Munculnya jaringan berwarna hitam pada luka diabetes mengindikasi bawha luka dalm kondisi parah atau kronis. Jaringan berwarna hitam ini terbentuk karena terhambatnya aliran darah pada area yang mengalami luka.

Perlu kamu ingat bahwa gejala diabetes yang disebutkan diatas tidak selalu terlihat jelas. Bahkan banyak penderita diabetes yang tidak memiliki pengetahuan tentang diabetes cenderung abai dan tidak sadar sampai munculnya infeksi pada luka.

Segeralah berkonsultasi ke dokter jika merasakan keluhan yang disebutkan diatas terutam jika kamu adalah pengidap diabetes. Dalam mengidentifikasi keparahan luka Dokter akan melakukan pengkajian dengan skala 0–5, yaitu:

  • Skala 0: tidak ada luka terbuka
  • Skala 1: luka tidak sampai menyerang lapisan kulit yang lebih dalam
  • Skala 2: terjadi luka yang lebih dalam hingga mencapai tulang, tendon, dan kapsul sendi
  • Skala 3: luka menyerang jaringan yang lebih dalam hingga menyebabkan abses, osteomielitis, atau tendonitis
  • Skala 4: gangrene di sebagian kaki depan atau tumit
  • Skala 5: gangrene pada seluruh kaki

Luka yang diakibatkan diabetes menyebabkan infeksi dan sirkulasi aliran darah yang buruk pada area luka sehingga dapat menyebabkan ganggren, yaitu kematian otot, kulit dan jaringan pada area luka. Jika penderita diabetes sudah mengalami ganggren dan tidak mendapatkan pengobatan atau pertolongan medis dengan segera, kemungkinan terburuk adalah luka semakin buruk yang mengakibatkan pasien harus melakukan prosedur amputasi tau pemotongan pada bagian kaki yang mengalami kerusakan.

Langkah Pencegahan Ganggren

Untuk mengurangi risiko terjadinya gangrene, lakukan langkah berikut ini :

  • Membersihkan luka dengan cara yang benar dan tepat, sebaiknya di lakukan oleh tim medis yang berpengalaman
  • Menggunakan sandal khusus diabetes atau hindari penggunaan alas kaki yang sempit
  • Memasang perban khusus pada area luka
  • Segeralah berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan proggram pengobatan yang tepat

DAFTAR PUSTAKA

Shaki, O., et al. (2022). Awareness regarding foot self-care practices among diabetic patients in Northeast part of India. Can primary care physician make a difference? A hospital based cross-sectional study. Journal of Family Medicine and Primary Care, 11 (5), pp. 1834–1841.

Centers for Disease Control and Prevention (2022). Diabetes. Foot Health.

National Library of Health (2021). U.S. Department of Health and Human Services MedlinePlus. Diabetic Foot.

Wisse, B. National Library of Health (2020). U.S. Department of Health and Human Services MedlinePlus. Diabetes – Foot Ulcers.

Cleveland Clinic (2021). Diabetes-Related Foot Conditions.

Robinson, D. Healthline (2021). Diabetic Ulcers: Causes and Treatment.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *